Tetap Patuhi Protokol Kesehatan Gelar Gerak Jalan, Dispora Tanjungpinang Andalkan Uang Dari Perusahaan Swasta dan BUMN

Gelar Gerak Jalan, Dispora Tanjungpinang Andalkan Uang Dari Perusahaan Swasta dan BUMN


Tanjungpinang, CeritaKepri.Online - Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tanjungpinang akhirnya menggelar lomba gerak jalan.

Namun, lomba gerak jalan ini hanya melombakan 2 kategori saja, yakni kategori 17 Kilometer dan 8 kilometer. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang ada 3 kategori ditambah dengan kategori 45 kilometer.

Ketegori 17 Kilometer dilombakan untuk TNI/Polri, Umum, pelajar. Sedangkan 8 kilometer dilombakan untuk perempuan saja.

Yang lebih terkejutnya lagi, Dispora Tanjungpinang tidak mengeluarkan uang sepeserpun untuk melaksanakan kegiatan ini.

Dispora Tanjungpinang mengandalkan uang dari perusahaan swasta dan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Karena memang sebelumnya tidak dianggarkan kegiatan ini. Alhamdulillah bekerjasama dengan BUMN, perbankan dan pihak lainnya, maka gerak jalan ini bisa kita gelar," ujar Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Effendi usai peringatan detik-detik proklamasi, Rabu, (17/8) di Senggarang, Tanjungpinang Kota.

Mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang menuturkan perlombaan ini akan digelar pada 10 September mendatang.

"8 kilometer digelar pagi hari dan 17 Kilometer rencananya digelar malam hari," kata Effendi.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kota Tanjungpinang, Effendi menyatakan alasan tidak dilaksanakan gerak jalan, diakibatkan pada saat penyusunan anggaran kegiatan Tahun 2022 ini masih dalam pendemi COVID-19. 

Maka kegiatan keolahragaan seperti gerak jalan saat itu tidak diusulkan untuk menjadi kegiatan prioritas.

Meski pada APBD murni 2022 tidak dianggarkan, Effendi telah berusaha agar kegiatan lomba gerak jalan ini dapat masuk dalam APBD Perubahan. Namun, beriring jalan waktu, tidak juga dapat terlaksana.

"Ada rencana diusulkan di APBD Perubahan tetapi tidak bisa dilaksanakan, karena proses APBD perubahan diperkirakan baru kelar di September," tukas Effendi.

Penulis: Lisa Satya Kirana