Tetap Patuhi Protokol Kesehatan Tak Hanya Harga Pondok Naik, Teh Obeng dan Kopi O Juga Naik 100 Persen di Lassantino Cafe

Tak Hanya Harga Pondok Naik, Teh Obeng dan Kopi O Juga Naik 100 Persen di Lassantino Cafe


Tanjungpinang, CeritaKepri.Online - Tidak hanya harga sewa Pondok di Lassantino Cafe, Tanjung Siambang, Kota Tanjungpinang saja yang naik, melainkan harga teh obeng dan kopi hitam pun diminta dengan harga yang tidak wajar.

Dari postingan Nota pembayaran milik pengunjung Lassantino, Rinie tertera jelas bahwa untuk harga Teh Obeng dan Kopi O sebesar Rp 10 ribu per gelas.

"Luar biasa harganya mencekik pengunjung. Biasanya untuk harga Teh Obeng atau Kopi cuma Rp 5 ribu per gelas," ujar salah satu Netizen, Hani Tri Ningsih.

Hani pun menegaskan tidak masalah pengelola mengambil untung. Namun, ia meminta agar pengelola mematok harga yang masuk akal. Karena mayoritas tempat usaha lain di Tanjung Siambang pun memasang harga yang sesuai kantong masyarakat menengah kebawah.

"Kalau sudah viral begini, kasihan masyarakat Tanjung Siambang, nanti pada lari semua pengunjung. Jangan karena 1 orang, yang lain kena imbas," tegas Hani Tri Ningsih.

Sebelumnya, Pengunjung pantai di Tanjung Siambang, Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang kesal dengan pengelola Lassantino Cafe yang menaikkan harga sewa pondok bombastis.

Ini diutarakan oleh salah satu pengunjung, Rahmad.

"Harga sewa pondok naik 3 kali lipat menjadi 150 ribu untuk satu pondok saja. Kalau dijelaskan dari awal kami tidak masalah. Tapi pas sampai disana, dipondok itu lah tertera Rp 40 ribu. Tapi pas bayar mencapai Rp 150 ribu," ujar pengunjung Rahmad kesal, Minggu, (2/12).

"Kalau mau di naikkan lantaran tahun baru jangan lah sampai segitu sekali, udah nego pun tak bisa," kata Rahmad lagi.

Rahmad sangat kecewa, karena niat hati ingin memajukan pariwisata , namun dengan kejadian macam ini membuat hatinya sangat kecewa.

"Kecewa yang tak berkesudahan niat hati nak mengapresiasi wisata daerah sndiri nyatanya kami dikecewakan," kata Rahmad.

Sementara itu perwakilan masyarakat Tanjung Siambang, Ana Mariana meminta maaf atas perlakuan dari pengelola Lassantino Cafe. 

"Kami perwakilan masyarakat Tanjung Siambang meminta maaf. Dan untuk sekedari diketahui bahwa pengelola Lassantino bukan orang asli sini (Tanjung Siambang)," kata Ana.

Ditambahkan lagi dengan Dodi Irawan, bahwa kejadian ini diluar kontrol dari Pokdarwis.

"Semoga jadi evaluasi kami dan kita semua," tukas Dodi Irawan. (HW)