Tetap Patuhi Protokol Kesehatan BTS Army Korwil Kepri Apresiasi Rudi Datangkan BTS Ke Batam

BTS Army Korwil Kepri Apresiasi Rudi Datangkan BTS Ke Batam


Batam, CeritaKepri.Online - BTS Army Kordinator Wilayah (Korwil) Kepulauan Riau sangat mengapresiasi langkah Ketua Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi yang menerima tawaran dari Menteri Budaya, Olahraga dan Pariwisata Korea Selatan, Hwang Hee untuk membawa boyband BTS untuk tampil di Kota Batam, Indonesia.

"Kita sangat apresiasi dan mendukung kalau BTS jadi konser di Batam. Hubungan dekat antara pak Rudi dan Menteri Hwang Hee menjadi berkah untuk kita yang ada di Kepri ini," ujar Sekretaris Korwil BTS Army Kepri, Nadya Sahira, Minggu, (28/11).

Dengan hadirnya BTS ke Batam, menurut Nadya dapat membawa dampak positif bagi masyarakat setempat. Perputaran ekonomi pasti sangat baik, mengingat BTS Army se Indonesia dapat dipastikan akan datang langsung ke Batam untuk menonton konser BTS.

"Ekonomi dan Pariwisata di Batam akan bangkit. Momen bersejarah juga buat kita. Begitu juga BTS hadir disini (Batam) pasti dia pulang ke Korsel ngomong ke teman sesama artis seperti EXO, Black Pink kalau Batam itu tempat wisatanya indah dan bagus. Sehingga kita harapkan teman sesama artisnya juga ingin datang ke Batam," tegas Nadya.

Seperti diketahui, pertemuan dalam penguatan perjanjian kerja sama (PKS) Korea Selatan (Korsel) dengan Indonesia dalam pengembangan dan pengelolaan Bandara Hang Nadim Batam, pertengahan Desember mendatang bakal meriah.

Pasalnya, Kementerian Pariwisata Korsel berencana memboyong boyband BTS untuk konser di Batam.

”Iya, rencananya pertengahan Desember mendatang,” ujar Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, usai membuka Batik Expo di parkiran Habourbay, Jumat (26/11/2021).

Seperti diketahui bahwa Badan Pengusahaan (BP) Batam telah melakukan penandatanganan awal Heads of Agreement (HoA) kerja sama pengelolaan Bandara Hang Nadim Batam dengan konsorsium Angkasa Pura I-Incheon International Airport Corporation (IIAC) – Wijaya Karya, pada Juli lalu.

Rudi mengatakan, rencana PKS tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuannya dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartanto pekan lalu di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, dibahas mengenai teknis pelaksanaan PKS.

“Memang direncanakan Menteri Pariwisata Korea Selatan akan hadir bersama dengan menteri BUMN serta beberapa pejabat lainnya. Saat bertemu dengan Menko ini, mereka sampaikan boleh tidak mereka membawa serta salah satu idol K-POP,” kata Rudi.

Ia menjelaskan, Menteri Pariwisata Korea Selatan menawarkan untuk membawa boyband BTS saat PKS. Tawaran tersebut langsung disambut baik.

Karena bisa berpotensi menandai bangkitnya kembali industri hiburan yang merupakan bagian dari industri pariwisata di Kota Batam.

Hanya saja, pihak boyband asal Korsel tersebut meminta tidak ada karantina saat tiba di Indonesia. Sementara aturan karantina di Indonesia mengharuskan karantina lima hari saat tiba di Indonesia.

“Tapi masalah ini lagi didudukkan bersama. Nanti Menkes yang akan atur soal ini,” ujarnya.

Ia berharap perjanjian kerja sama dengan menghadirkan BTS bisa terlaksana sebelum pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3, jelang libur Natal dan Tahun Baru mendatang.

“Karena yang hadir BTS, tentu bukan hanya warga Batam yang menyaksikan, tapi penggemar dari daerah lain di Indonesia juga pasti akan ke sini,” kata Rudi.

Rudi memperkirakan penonton yang akan hadir bisa mencapai 40 ribu-50 ribu orang. Bahkan bisa menarik pecinta K-POP Tanah Air pastinya.

”Saya berharap kondisi Batam aman saat mereka datang nanti,” harap Rudi. (***)