Tetap Patuhi Protokol Kesehatan Mantan Pelatih 757 Kepri Jaya Mundur Dari AHHA PS Pati

Mantan Pelatih 757 Kepri Jaya Mundur Dari AHHA PS Pati

Ibu Grahan
Pati, CeritaKepri.Online - Mantan pelatih 757 Kepri Jaya, Ibnu Grahan mendadak mengundurkan diri dari klub AHHA PS Pati.

Ibnu Grahan mengundurkan diri dari klub Atta Halilintar itu terhitung mulai Jumat (8/10/2021) ini.

Berita ini tentunya cukup mengejutkan mengingat kompetisi Liga 2 2021 baru menjalani dua matchday. Memang dari hasil yang ditorehkan, Sutan Zico dkk harus menelan kekalahan pada dua laga yakni 2-0 dari Persis Solo dan 2-1 dari PSCS Cilacap.

Hasil ini yang menempatkan tim ada di dasar klasemen sementara Grup C. AHHA PS Pati ada di peringkat enam dibawah lima kontestan lainnya.

“Iya, hari ini head coach dan manajer secara resmi sudah menyatakan mundur dari tim. Sebuah kabar yang mengejutkan. Namun kita juga harus tetap menghormati keputusan yang diambil oleh coach Ibnu dan Kang Jalu,” jelas COO AHHA PS Pati, Divo Sashendra.

Pihaknya mengakui bahwa sebenarnya cukup menyayangkan keputusan yang ada dan tidak ingin Coach Ibnu dan Kang Jalu keluar. Namun demikian, Divo mengatakan manajemen menghormati keputusan kedua sosok ini.

“Terima kasih coach Ibnu, terima kasih Kang Jalu atas dedikasi dan kebersamannya yang luar biasa selama ini di tim,” sambung Divo.

Sebagai gantinya, Divo mengatakan manajemen langsung bergerak cepat untuk mendapatkan sosok yang tepat menggantikan peran keduanya. Saat disinggung siapa sosok pengganti yang dimaksud, dia masih enggan untuk membuka identitas pelatih yang dimaksudkan.

“Kita sudah menghubungi sosok yang akan menggantikan peran pelatih kepala. Nanti kita informasikan, siapa yang akan menggantikannya,” terang Divo lagi.

Disisi lain, Doni Setiabudi atau dikenal sebagai Kang Jalu sudah berpamitan dari tim. “Terima kasih atas perjalanan dan pengalaman selama ini, baik di masa PSG Pati ataupun AHHA PS Pati. Banyak ilmu yang bisa saya dapatkan, banyak saudara yang saya dapatkan pula walaupun dengan waktu singkat,” ujar Jalu.

Dia melanjutkan, sebagai seorang manajer dengan pencapaian yang gagal total ini sudah menjadi tanggungjawabnya pribadi.

“Saya memohon maaf kepada owner AHHA PS Pati, bang Atta Halilintar, papi Putra Siregar juga pak Saiful Arifin atas kegagalan dan tidak maksimalnya capaian saat ini. Semoga ke depan tim ini semakin sukses dan berprestasi,” tandas dia.