Tetap Patuhi Protokol Kesehatan Dilarang Ansar, Umat Islam Kepri Kompak Laksanakan Sholat Ied Adha Di Rumah Ibadah

Dilarang Ansar, Umat Islam Kepri Kompak Laksanakan Sholat Ied Adha Di Rumah Ibadah

 

Salah satu suana kondisi jama'ah yang sholat Ied Adha.

Tanjungpinang, CeritaKepri.Online - Larangan dan Instruksi yang dikeluarkan oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengenai sholat Iedul Adha dilaksanakan dirumah ternyata tidak digubris oleh masyarakat untuk daerah Kota Tanjungpinang dan Kota Batam.

Karena, masyarakat sudah muak dengan sikap Ansar yang melarang umat Islam untuk beribadah di rumah ibadah.

Terbukti, sejumlah masjid di Kota Batam dan Kota Tanjungpinang tetap melaksanakan sholat berjamaah. Dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

"Kami mau sholat, kenapa dia (Ansar) larang. Kan dia yang larang, jadi masih bisa kita langgar. Kalau lah Allah larang, ya baru kita dengarkan," tegas salah satu jama'ah yang sholat Ied di kawasan Batu Aji, Kota Batam.

Seperti diketahui, Gubernur Kepri Ansar Ahmad melarang masyarakat Tanjungpinang dan Batam untuk melaksanakan sholat Iedul Adha di Rumah Ibadah maupun dilapangan.

Larangan itu tertuang dalam surat edaran nomor 540/SET-STC19/VII/2021.

"Penyelenggaraan Salat Idul Adha 1442 H/2021 M baik di tempat ibadah (masjid, musala dan/atau tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah) yang dikelola oleh masyarakat, pemerintah dan/atau perusahaan, maupun di lapangan terbuka, ditiadakan, dan kegiatan Salat Idul Adha dilakukan di rumah masing-masing,” tegasnya dalam SE tersebut.

Melihat hal itu, tokoh agama KH Syahidul Alimin menyayangkan Ansar Ahmad yang melarang umat muslim didua kota itu untuk melaksanakan sholat Ied berjamaah di rumah ibadah maupun lapangan.

"Ini seolah-olah dia membenarkan kalau virus Corona itu bisa tertular kalau kita sholat berjamaah. Nauzubillahiminzalik," kata KH Syahidul Alimin kepada ceritakepri, Senin, (19/7/2021).

Syahidul juga membandingkan ketika sholat Iedul Fitri, Ansar meminta agar masyarakat untuk dapat sholat di daerah masing-masing. Namun, politisi partai Golkar itu malah melaksanakan sholat di Kabupaten Natuna.

"Kemarin sholat idul Fitri kita dilarang mudik dan harus sholat didaerah kita masing-masing. Tapi dia (Ansar) malah sholat Ied di Natuna. Dia yang melarang dia yang langgar," kesal KH Syahidul.

Ia pun meminta agar Ansar Ahmad harus memikirkan nasib umat islam terutama dalam hal beribadah. Karena ia yakin jika virus Corona itu bukan tertular dari melaksanakan sholat berjamaah.

Penulis: Chyntia Bella Sari