Tetap Patuhi Protokol Kesehatan Niatnya Kabur Dari Rumah, Siswi SMA Tanjungpinang Malah Digilir

Niatnya Kabur Dari Rumah, Siswi SMA Tanjungpinang Malah Digilir



Ketiga Pelaku Pencabulan

Tanjungpinang
- Kasus pencabulan dan persetubuhan tidak ada habisnya. Kini Seorang pelajar SMA Tanjungpinang sebut saja Mawar (16) digilir oleh 3 orang, YL (20), EW (16) dan AS (16).

Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang, Ipda Onny Chandra menuturkan bahwa pelaku awalnya berkenalan dengan korban disalah satu warnet melalui YL (20) yang berada di Tanjungpinang Timur.

Setelah berkenalan, korban bercerita bahwa dirinya sedang mengalami masalah keluarga sehingga dirinya kabur dari rumah.

"Nah karena ada celah, YL mengajak korban untuk menginap di kosnya yang berada di batu 7. Disana YL meminta agar korban melakukan oral seks. Pada tanggal 11 Maret dan 13 Maret." Ujar Onny, Jum'at, (20/3/2020).

Setelah melalukan oral seks, YL kemudian menyerahkan korban kepada EW.

Saat sama EW, korban diajak untuk berhubungan badan di Tanjung Unggat.

"EW melakukan sebanyak 3 kali pada tanggal 11 Maret s/d 13 Maret. Pada tanggal 13 itu, AP baru melakukan persetubuhan terhadap korban. Ketiga pelaku melaksanakan tanpa ada paksaan. Namun dengan modal bujuk rayu." Ujar Kanit.

"Kedua pelaku yang berada dibawah umur, merupakan anak putus sekolah." Tambah kanit.

Akibat perbuatannya, EW dikenakan pasal Pasal 82 ayat 1 UU 35/2014 tentang cabul terhadap anak. Dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara serta denda Rp 5 Miliyar.

"Sedangkan pelaku dibawah umur kita terapkan pasal 81 ayat 1 UU 35/2014 jo UU 11 2011 tentang sistem peradilan anak. Dengan ancaman  
hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara serta denda Rp 5 Miliyar." Tutup kanit.